Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Narkoba di Kampung Borta, 104 Orang Jalani Tes Urine

 

MAKASSAR – Tim gabungan Sat Narkoba Polrestabes Makassar dan Dit Narkoba Polda Sulsel menggerebek kampung rawan narkoba di Borta Kelurahan Suangga Kecamatan Tallo Kota Makassar, sabtu (10/10/2026).

Dalam Konferensi pers di Polrestabes Makassar,  Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH, SIK,M.Si bersama Direktur Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Sugeng Sudarso, SIK, SH, M.M dan didampingi Wadir Narkoba Polda Sulsel serta Kasat Narkoba Polda Sulsel, mengungkapkan penggrebekan ini berkolaborasi dengan sat narkoba Polda sulsel.

Kapolrestabes Makassar menjelaskan bahwa kawasan Sapiria-Borta, Kecamatan Tallo, telah lama menjadi perhatian aparat karena diduga memiliki peredaran narkoba yang cukup besar.

“Rekan-rekan media juga pernah mengetahui bahwa tahun lalu kami pernah merobohkan tembok yang sangat besar di sana. Namun, ketika personel kembali ke lokasi, ternyata tembok tersebut sudah terbangun kembali. Diduga, tembok itu bertujuan agar para pengguna dan penjual di sana bebas melakukan transaksi,” ungkapnya.

Kapolrestabes Makassar menegaskan operasi ini merupakan instruksi Bapak Presiden RI, melalui  Bapak Kapolri yang ditindak lanjuti oleh  Bapak Kapolda Sulsel dan kami bersama sama Ditnarkoba Polda Sulsel melakukan penggrebekan dengan jumlah personil yang diturunkan sebanyak 80 orang dari Sat Narkoba Polrestabes Makassar dan 25 orang dari Ditnarkoba Polda Sulsel.

“Dari hasil penggrebekan di lokasi, kami menangkap 104 orang terduga menggunakan narkoba dan 3 orang bandar narkoba , semuanya telah dilakukan tes urin dan hasilnya dari 104 orang ada 6 yang negatif sisanya positif semua”, jelasnya.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 10 gram sabu, tidak ada ganja dan ekstasi, ada barang  bukti lain  dari bandar yang berhasil diamankan uang  sebesar Rp. 49.600.000,00 ( Empat Puluh Sembilan Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) yang diduga hasil penjualan sabu, 104 alat hisap (bong), dua buah timbangan, 26 unit ponsel, saset kosong, pintu loket dari baja.

Lebih lanjut, Kapolrestabes Makassar mengatakan, pintu loket baja yang diamankan tersebut digunakan untuk melindungi penyedia yang menjual narkoba.

“Dari ratusan yang diamankan kalau memang ada barang bukti kami akan proses lanjut dan yang tidak ada barang bukti nanti kita akan rehap bersama sama dengan pemerintah dan pihak swasta,” ucapnya.

Lanjut Kapolrestabes, pihaknya melakukan pemberantasan narkoba Ini merupakan wujud Polisi Bersama Masyarakat.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Borta-Sapiria sering terjadi tindak pidana narkotika banyak pengguna dan penjual dan sering berulang sehingga dilakukan penggerebakan dengan target operasi (TO) atau bandar yang sudah lama kami targetkan,” jelasnya.

Direktorat Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Sugeng Sudarso menambahkan benar bahwa, “tadi sore kami sudah laksanakan operasi gabungan dengan Polrestabes Makassar dan Direktorat reserse narkoba Polda Sulsel dimana ini merupakan tindak lanjut apa yang jadi programa Asta Cita bapak Presiden RI yang terus ditindak lanjuti oleh bapak Kapolri yang disampaikan kepada bapak kapolda Sulsel saat comaderwish salah satunya bersih narkoba,” ujarnya.

“Jadi kegiatan ini serentak dilaksanakan dan ini akan kita sering lakukan sampai benar-benar Makassar atau Sulawesi Selatan ini bersih dari narkoba. Selain di Makassar juga dilakukan di Polres tToraja Utara dan beberapa polres lainnya,” pungkasnya.

أحدث أقدم